Chat with us, powered by LiveChat

Rabu, 17 Mei 2023

Nasi Ayam Semarang !!by qiuslot88

Kelezatan nasi ayam Bu Wido Semarang yang melegenda sejak tahun 1960-an 



Semarang memang penuh dengan kuliner yang nikmat. Mulai dari lumpia, nasi goreng, tahu gimbal, dan jajanan khas tak boleh dilewatkan. Satu lagi ada soto khas semarang yang rasanya enak yaitu nasi ayam. 

Makanan ini tidak sulit ditemukan di Semarang, terutama pada  malam hari. Masakan ini bisa ditemukan di pusat kuliner dan tenda  pinggir jalan.  Namun, ada  satu bebek yang melegenda dan diburu banyak orang. Ini Nasi Ayam Bu Wido yang berlokasi di Jl. Melat Selatan, Brumbungan, Semarang Tengah. Tata letak stand makanan ini terlihat sederhana. Di dalam warung terdapat meja  kayu panjang dan bangku-bangku khas warung  pinggir jalan, serta  gerobak khas pedagang kaki lima, di dalamnya diletakkan berbagai makanan untuk  memberikan kesan klasik pada warung makan ini. Untuk  kenyamanan, toko ini cukup bersih dan nyaman.  Pak Eko selaku pengelola Nasi Ayam Bu Wido menceritakan bagaimana awal mula beliau memulai usaha nasi ayam ini. Menurut dirinya, Ibu Wido  mulai berjualan nasi ayam pada tahun 1960-an. Ibu Wido belajar cara membuat nasi ayam dari orang tuanya yang juga berjualan nasi ayam, sehingga resep yang digunakan Bu Wido merupakan resep  turun temurun dari orang tuanya. Sebelum memiliki tempat  tetap seperti sekarang, Ibu Wido biasa berjualan nasi ayam keliling dari desa ke desa. 

“Bu Wido sudah berbisnis di desa ini sejak kecil. Baru sekitar tahun 2008 Bu Wido membuka warung makan”, kata Pak Eko. 

Menurutnya, warung nasi ayam ini bisa terjual lebih dari 200 porsi dalam sehari. Wajar  melihat kepopuleran warung makan ini dan kelezatannya. 


Perpaduan Rasa yang Mantap 

 


Ketika nasi ayam disajikan, kelihatannya sangat lezat. Sepintas, nasi ayam ini terlihat seperti nasi  khas Solo. Bedanya,  nasi liwet menggunakan kuah arehi sebagai kuahnya, masakan ini menggunakan kuah opori kuning. Sejumput nasi ayam disajikan dengan ayam suwir, acar telur, tahu, kretzek dan labu siam. Nasi yang digunakan  adalah nasi uduki. Perpaduan isian kuping, nasi uduki asin dan  kuah opor yang gurih rasanya nikmat. 

Rasa gurih, manis dan asin menyatu dan memberikan cita rasa yang berbeda dan unik. Bagi  pecinta bumbu, warung makan ini tidak menyediakan sambal. Namun, ada dua jenis kuah opor yang tersedia  yaitu kuah biasa dan kuah pedas. Bisa minta saus yang lebih pedas jika rasa pedasnya kurang "menggigit". 



Lauk pauknya bermacam-macam sate yang semuanya berbahan dasar ayam, mulai dari usus, hati, lambung, paru-paru, kulit dan telur puyuh. Setiap meja memiliki kuah santan kental yang bisa dijadikan saus celup atau kuah sate agar lebih nikmat. Selain sate, tersedia juga aneka kerupuk, perkedel, dan tempe goreng. 

Tak perlu khawatir soal harga. Dengan uang sepuluh ribu rupiah Anda sudah bisa menikmati makanan lezat ini. Makanan pendamping lainnya seperti sate, kerupuk, perkedel, dan tempe goreng dijual dengan kisaran harga 2.000 hingga 5.000 rupiah. Mengklasifikasikan sebagai murah, kan? Nasi Ayam Bu Wido  buka setiap hari  mulai pukul 16:30 hingga 23:00. Stan ini tidak pernah sepi, terutama di akhir pekan dan setelah jam  kerja. Begitu toko dibuka, pembeli biasanya  mulai mengantri. Saat jam sibuk, banyak orang yang rela berdiri di luar dan menunggu satu atau dua kelompok selesai makan untuk mendapatkan meja guna menikmati hidangan ini. 

Jadi bagaimana? Tertarik  mencicipi  kuliner legendaris ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pesona The House of Raminten !!by qiuslot 88

Mengungkap Pesona The House of Raminten: Suasana Tradisional yang Memikat The House of Raminten adalah destinasi kuliner yang terkenal di Y...